Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Keunggulan kompetitif suatu daerah untuk komoditas tertentu dicerminkan oleh kemampuan memproduksi dan memasarkan komoditas dengan biaya lebih murah dibandingkan daerah lain. Ada beberapa faktor yang dipertimbangkan untuk mengembangkan keunggulan kompetitif suatu wilayah dalam pengelolaan lahan hortikultura. Didalam konsep keunggulan kompetitif, faktor – faktor tersebut dikelompokkan kedalam beberapa kelompok sumber daya, yaitu, : sumberdaya manusia, sumberdaya lahan tempat berusaha, ilmu pengetahuan dan penelitian, sumberdaya modal, dan infrastuktur.
Sumberdaya manusia. Sejalan dengan pergeseran pengelolaan usahatani dan tantangan lingkungan ekonomi baru yang dihadapi para pelaku agribisnis hortikultura pada masa kini dan yang akan datang, maka harus diikuti juga upaya perbaikan atau pengembangan sumberdaya manusia untuk mengembangkan komoditas hortikultura yang memiliki daya saing tinggi. Kualitas sumberdaya manusia harus mampu menjawab tantangan dalam hal meningkatkan dayasaing (competitiveness). Kemampuan sumberdaya manusia pada agribisnis hortikultura tidak hanya memahami kegiatan agribisnis pada on farm saja, melainkan juga pada off farm. Karena itu, sumberdaya manusia yang bergerak dalam agribisnis hortikultura harus memiliki wawasan bidang lain yang saling terkait dengan kegiatan pokok. Untuk menjawab tantangan itu harus ditunjang oleh sistem pengembangan sumberdaya manusia yang lebih mengarah kepada pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship).

Berdasarkan potensi wilayah pengembangan hortikultura Distanhorbun melalui bidang hortikultura menyelenggarakan Pertemuan Pengembangan Akses Pemasaran Komoditi Hortikultura dihadiri oleh 20 (dua puluh) orang peserta yang merupakan perwakilan dari Ketua Kelompok Tani untuk mengikuti pelatihan pemasaran produk pertanian berbasis online (Pemasaran Online) yang dilaksanakan pada hari dan tanggal Rabu – Jum’at, 25-27 Oktober 2017 bertempat di Rizen Premiere Hotel

Peserta Pertemuan Pengembangan Akses Pemasaran Komoditi Hortikultura dihadiri oleh 20 (dua puluh) orang peserta yang merupakan perwakilan dari Ketua Kelompok Tani untuk mengikuti pelatihan pemasaran produk pertanian berbasis online (Pemasaran Online).

 Materi yang dibahas pada rapat adalah mengenai Pengembangan Akses Pemasaran Komoditi Hortikultura Berbasis Online.

  1. Peluang Pemasaran Online
  2. Media Untuk Marketing Online dan Cara Memanfaatkannya
  3. Pemasaran Online
  4. Pelatihan Pemasaran Secara Online

 yang dapat dipedomani :

  1. Pemasaran (marketing) adalah aktivitas dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.
  2. Pemasaran online Adalah upaya pemasaran suatu produk atau jasa dengan memanfaatkan teknologi informasi menggunakan media elektronik atau internet.
  3. Keunggulan Pemasaran online :
  1. Tidak terbatas dengan waktu dan bisa diakses 24 jam.
  2. Menjagkau pasar yang lebih luas bahkan sampai ke manca negara.
  3. Mengurangi biaya pemasaran karena tidak perlu membuat outlet secara fisik dan juga tidak perlu brosur, spanduk, dan sebagainya.
  4. Memudahkah pelaku usaha untuk menjalin hubungan dengan konsumen melalui komunikasi interaktif dengan memanfaatkan ruang diskusi chatting atau email
  5. Strategi pemasaran lewat internet bisa memberikan nilai lebih dalam menghadapi persaingan.
    1. Teknologi semakin berkemabang (media online)sehingga harus dimanfaatkan sebagai suatu kesempatan untuk memasarkan produk. Peluang tersebut bisa dikembangkan dengan baik dan akan pesat apabila Produsen (petani) bisa meraut keuntungan tanpa merugikan konsumen baik dari kualiatas atau kuantitas produk.
    2. Para petani harus memiliki pemikiran yang jauh kedepan dan tidak hanya bertani saja. Tetapi petani juga harus memasarkan produknya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu pemasaran dengan berbasis online, sehingga para petani dapat merauk keuntungan lebih besar dari pada memasarkan produk dengan cara konvensional. dengan konsekuensi tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas prodik serta jujur, tepat waktu dan terpercaya dalam pelayanan kepada konsumen.
    3. Petani mampu mengoprasikan computer serta dapat memasarkan produk dengan menggunakan media online.

Dengan difasilitasinya para petani oleh Distanhorbun diharapkan terdapat proggress baik dan peningkatan pendapatan usaha para petani khususnya petani bidang hortikultura di Bumi Tegar Beriman.

 

 

 





Kalender Kegiatan

JULI
27
Hari Krida Pertanian

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas rahmat…
Lokasi : HALAMAN STADION PAKANSARI CIBINONG KABUPATEN BOGOR

REB
28
Pasar Tani

Diselenggarakan pasar tani secara berkala setiap bulan


Lokasi : Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor
DES
02
Pasar Tani

Diselenggarakan secara berkala setiap bulan


Lokasi : Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor
NOV
04
Pasar Tani

Diselenggarakan pasar tani Bulan November 2016 secara berkala tiap bulan


Lokasi : Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor
OCT
07
Pasar Tani

Diselenggarakan pasar tani Bulan Oktober 2016 secara berkala tiap bulan


Lokasi : Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor
pohon
Hari Krida Pertanian Kabupaten Bogor
Bogor Coffee Festival 2016
Barista Competition
Festival Kopi Bogor
2018 © Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan